Berita Hari Ini
print this page
Berita Terbaru

Do'a Tulus Kepada Allah Ta'ala


Islam datang membimbing manusia agar tetap berjalan di atas fitrahnya yang lurus dengan diturunkannnya syariat Islam yang agung ini. Allah -subhanahu wa ta’ala- berfirman :
} فَأَقِمْ وَجْهَكَ لِلدِّينِ حَنِيفًا فِطْرَةَ اللَّهِ الَّتِي فَطَرَ النَّاسَ عَلَيْهَا لَا تَبْدِيلَ لِخَلْقِ اللَّهِ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُون{ [ الروم : 30]
” Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah; (tetaplah atas) fitrah Allah yang Telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. tidak ada perubahan pada ciptaan Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui “. (QS. Ar-Rum :30)
Berkenaan dengan ayat di atas, Nabi -shalalllahu ‘alaihi wa sallam- pun bersabda (yang artinya) : ” Setiap bayi dilahirkan dalam keadaan fitrah ,maka kedua orang tuanyalah yang menjadikannya Yahudi, Nashrani, dan Majusi ( penyembah api ).” (HR.Bukhari no: 1358, 1359 dan Muslim no: 2658 dari sahabat Abu Hurairah – radhiyallahu ‘anhu-).
Maka di dalam hadits yang mulia ini terdapat penjelasan yang menunjukkan bahwasanya bayi itu terlahir sesuai dengan fitrah, artinya bukan dalam keadaan kosong jiwanya melainkan mereka lahir diatas fitrahnya sebagai muslim, yang senantiasa condong untuk mentauhidkan dalam beribadah kepada-Nya.
sehingga tepatlah firman Allah -subhanahu wa ta’ala- yang menjelaskan tentang tujuan penciptaan manusia yaitu untuk mentauhidkan Allah -subhanahu wa ta’ala- dan hanya beribadah kepada-Nya semata . Allah -subhanahu wa ta’ala- berfirman:
} وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ { [ الذاريات :56]
” Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Adzariyat: 56)
Maka di dalam ayat yang mulia ini terdapat penjelasan bahwa Allah -subhanahu wa ta’ala- menciptakan manusia dan jin agar mereka menyembah-Nya dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun. Dan ibadah itu mencakup hati, perkataan dan juga perbuatan seperti do’a, takut, berharap, tawakkal, cinta, nadzar, dan lain-lain. Semua bentuk ibadah ini harus ditujukan kepada Allah -subhanahu wa ta’ala- semata, dan barang siapa yang mengarahkan salah satu ibadah tersebut kepada selain Allah -subhanahu wa ta’ala- maka ia adalah musyrik dan kafir.
Dalilnya adalah firman Allah -subhanahu wa ta’ala-:
} وَمَنْ يَدْعُ مَعَ اللَّهِ إِلَهًا آَخَرَ لَا بُرْهَانَ لَهُ بِهِ فَإِنَّمَا حِسَابُهُ عِنْدَ رَبِّهِ إِنَّهُ لَا يُفْلِحُ الْكَافِرُونَ { [المؤمنون :117]
Dan barangsiapa menyembah Tuhan yang lain di samping Allah, padahal tidak ada suatu dalilpun baginya tentang itu, Maka Sesungguhnya perhitungannya di sisi Tuhannya. Sesungguhnya orang-orang yang kafir itu tiada beruntung (QS. Al-Mu’minun: 117)
Dan diantara jenis ibadah tersebut antara lain:
Berdo’a kepada Allah -subhanahu wa ta’ala- :
Do’a itu sendiri ada dua macam yaitu:
a. Do’a mas’alah adalah: Do’a untuk meminta sesuatu dari kebutuhannya,dan ia termasuk ibadah bila dilakukan oleh seorang hamba kepada Rabbnya, karena ia mengandung makna butuh dan bersandarnya seorang hamba kepada Allah -subhanahu wa ta’ala-, serta keyakinan bahwa Dia menyandang sifat Maha Kuasa dan Maha Pemurah, serta memiliki karunia dan kasih sayang luas.Seperti ucapan seseorang: Ya Allah berikanlah aku rezki. Jika permintaan itu dilakukan sesama makhluk, maka diperbolehkan dengan syarat yang dituju adalah orang yang mampu memenuhi permintaan tersebut.
b. Do’a Ibadah adalah: Seseorang menggunakan do’a tersebut dalam bentuk beribadah kepada yang dimohonnya dalam rangka memohon pahalanya dan karena takut terhadap hukumnya. Do’a ibadah ini tidak boleh diarahkan kepada selain Allah -subhanahu wa ta’ala-, mengarahkan kepada selain Allah -subhanahu wa ta’ala- merupakan syirik akbar (kesyirikan yang besar) yang bisa mengeluarkan pelakunya dari agama Islam, orang yang melakukannya terkena ancaman Allah -subhanahu wa ta’ala- :
} إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ { [غافر :60]
” Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina “.(QS. Ghafir: 60).
Adapun dalil-dalil yang menunjukkan bahwasannya do’a itu merupakan ibadah, adalah sebagai berikut :
1. Firman Allah -subhanahu wa ta’ala- :
} وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ { [غافر :60]
” Dan Rabb-mu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina ” (QS. Ghofir: 60).
Berkata Syaikh Muhammad bin Sholeh Al-Utsaimin ر حمه الله تعالى : Ayat yang mulia ini menunjukan bahwa do’a merupakan ibadah. Jika tidak, tentu tidak benar untuk dikatakan” Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari beribadah kepada-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina, maka barang siapa yang memohon kepada selain Allah -subhanahu wa ta’ala- sesuatu yang hanya mampu diberikan oleh Allah -subhanahu wa ta’ala-, berarti orang tersebut musyrik dan kafir, baik yang dimohonnya itu yang masih hidup atau mati. Namun barang siapa yang meminta kepada orang yang masih hidup, sesuatu yang masih bisa diberikannnya, misalnya mengatakan: ” wahai fulan, berilah aku makan, wahai fulan berilah aku minum”, maka ia tidak berdosa. Jika ia memohon kepada orang yang mati atau orang yang berada di kejauhan dengan permohonan seperti ini maka ia musyrik, karena mayit atau orang yang berada di kejauhan tidak mungkin memberikan hal yang semacam itu, maka permohonannya itu menunjukan bahwasannya ia memiliki keyakinan, bahwa yang dimohonnya itu memiliki kekuatan untuk mengatur alam semesta sekehendaknya, maka jadilah ia musyrik dengan sebab itu. ( Syarh Al Usul Ats Tsalatsah).
2. Allah -subhanahu wa ta’ala- berfirman :
} ادْعُوا رَبَّكُمْ تَضَرُّعًا وَخُفْيَةً إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ { [الأعراف : 55]
” Berdo’alah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas ” (QS. Al ‘Arof : 55)
3. Allah Ta’ala juga menegaskan dalam firman-Nya :
} قُلْ أَرَأَيْتَكُمْ إِنْ أَتَاكُمْ عَذَابُ اللَّهِ أَوْ أَتَتْكُمُ السَّاعَةُ أَغَيْرَ اللَّهِ تَدْعُونَ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ (40) بَلْ إِيَّاهُ تَدْعُونَ فَيَكْشِفُ مَا تَدْعُونَ إِلَيْهِ إِنْ شَاءَ وَتَنْسَوْنَ مَا تُشْرِكُونَ { [الأنعام :40-41]
Katakanlah: “Terangkanlah kepadaku jika datang siksaan Allah kepadamu, atau datang kepadamu hari kiamat, apakah kamu menyeru (Rabb) selain Allah? jika kamu orang-orang yang benar!”. (Tidak), tetapi hanya dialah yang kamu seru, Maka dia menghilangkan bahaya yang karenanya kamu berdoa kepadanya, jika dia menghendaki, dan kamu tinggalkan sembahan-sembahan yang kamu sekutukan (dengan Allah). (QS. Al An’am: 40-41)
4. Allah Azza wajalla juga menegaskan dalam firman-Nya:
} لَهُ دَعْوَةُ الْحَقِّ وَالَّذِينَ يَدْعُونَ مِنْ دُونِهِ لَا يَسْتَجِيبُونَ لَهُمْ بِشَيْءٍ إِلَّا كَبَاسِطِ كَفَّيْهِ إِلَى الْمَاءِ لِيَبْلُغَ فَاهُ وَمَا هُوَ بِبَالِغِهِ وَمَا دُعَاءُ الْكَافِرِينَ إِلَّا فِي ضَلَالٍ { [الرعد :14]
” Hanya kepada Allah do’a yang benar. Berhala-berhala yang mereka sembah selain Allah tidak dapat mengabulkan apapun bagi mereka, tidak ubahnya seperti orang yang membukakan kedua telapak tangannya ke dalam air agar (air) sampai ke mulutnya padahal air itu tidak akan sampai ke mulutnya. Dan do’a orang-orang kafir itu hanyalah sia-sia belaka “.(QS. Ar Ra’d: 14)
5. Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda :
« إِنَّ الدُّعَاءَ هُوَ الْعِبَادَةُ »
“Sesungguhnya do’a itu adalah ibadah ” (HR At-Tirmidzi no. 3372, Abu Daud no: 1479, Ibnu Majah no: 3828 dari sahabat Nu’man bin Basyir رضي الله عنهما di shahihkan oleh syaikh Al Albani dalam shahih At-Tirmidzi). Wallahu a’lam bi shawaab.
0 Komentar

Nestapa Umat Islam di Iran

13 Pemuda muslim digantung pemerintah Iran karena mereka dituduh anti terhadap kebijakan pemerintah yang melegalkan narkoba. Bahkan diantara mereka ada yang dipenjara sejak umur 14 tahun hingga digantung pada umur 18 tahun.
Menurut syi'ah narkoba itu boleh dengan mabuknya mereka maka ia akan bertemu dengan imamnya.
Pantaslah jika Iran menjadi pengekspor narkoba dan HIV / Aids terbesar di dunia. Barang haram tersebut juga menjadi komoditi selundupan pelancong Iran ke Indonesia. Apakah katanya Republik Islam (Syi'ah) ala Iran bener2 Islam kok mereka melegalkan Narkoba dan Pelacuran... Jauh Panggang dari api...
Menurut Syi'ah jika kamu mabuk dengan narkoba maka selanjutnya temanmu adalah para sighe (pelacur mut'ah) dengan begitu kamu akan menikmati 2 kenikmatan dan akan mengangkat derajatmu dan menghapus dosamu.
Akibatnya Produksi Narkoba meningkat dan penyakit HIV / Aids Merajalela maka pantaslah jika keduanya menjadi komoditi ekspor Iran. Seperti ketika amerika menaklukkan Iraq maka kaum syi'ah disana bergembira dan Ekspor Medis dari Iran berupa obat-obatan sudah dicampur narkoba dan virus HIV menjadi komoditi nomor satu. Siapa yang menjadi korbannya ya kaum muslim disana... Ketika mereka berobat maka sudah terjangkit virus HIV dan terkontaminasi Narkoba...

0 Komentar

Ritual Khusus Agama Syi'ah di Hari Asyura

Adakah Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasallam mengajarkan kita seperti ini???
Mana Haditsnya????
0 Komentar

Cara Kejam Tentara Rezim Suriah Membunuh Tahanan

Di Seret kemudian di jepit leher tahanan ini dengan jeruji penjara metode para tentara bassar al fasad membunuh tahanan di suriah.

0 Komentar

Fenomena Uniq Bambu Bercabang

Sebuah fenomena uniq kami temukan sebuah bambu bercabang dua.
Jikalau Allah berkehendak maka segala sesuatu akan terwujud.

0 Komentar

Milisi Hizbulat Menangkap Para Pengungsi Suriah di Lebanon

Syi'ah Rofidho di Lebanon yang dikendalikan oleh Hizbulat Hasan Nasrallat menambah penderitaan rakyat muslim suriah di pengungsian.
Kekuatan Hizbulat yang lebih dominan dari pada tentara nasional Lebanon seakan menjadikan mereka sebagai diktator versi lebanon.
Kedekatan dan kerjasama yang erat antara hizbulat dan diktator suriah tidak hanya di suriah melainkan merambah ke wilayah Lebanon. Sejak Terbunuhnya PM Lebanon Rafiq Hariri oleh makar Hizbulat dan rezim suriah dengan bom dengan berat 1 ton maka langkah politik hizbulat lebanon seakan tidak ada batu sandungan lagi.
Sekarang mereka menerapkan sanksi yang kejam terhadap pengungsi suriah, bila mana mereka para pengungsi tidak sanggup untuk membayar USD 8.000 maka satu persatu dari mereka akan ditangkap dan disiksa. Malahan penangkapan terhadap muslim suriah di lebanon lebih banyak ketimbang yang dilakukan rezim suriah sendiri.




0 Komentar

Puing-Puing Kehancuran Memancarkan Harapan Baru

Dari puing-puing kehancuran ini, seorang anak-anak suriah belajar dengan gigih dengan harapan bisa memulai hidup baru dengan lebih cerah.
0 Komentar

1.300.000 Anak Kehilangan Pendidikan Oleh Rezim Suriah

Rezim Syiah Nusairiyah Suriah di bawah dinasti Bassar al fasad telah merampas hak hidup dan hak bersekolah bagi anak-anak suriah.

0 Komentar

Jalan-Jalan ke Kamp Pengungsian Muslim Suriah di Lebanon

Saat ini masih musim dingin dimana kondisi para pengungsi suriah di lebanon dalam kondisi memprihatinkan. Musim Salju dan badai dingin membuat derita pra pengungsi bertambah...

0 Komentar

Jabha Islamiyyah Berhasil Menguasai Semua Komplek Pabrik Aleppo

Jabha Islamiyyah di Aleppo berhasil menguasai distrik Az-Zahra yang merupakan basis kuat pendukung rezim diktator suriah dari sekte syiah rofidho. Setelah melewati pertempuran berat 2 hari Allah berikan kemenangan kepada Mujahidin.

0 Komentar
 
Support : Creating Website | SUNNAHCARE | SUNNAHCARE
Copyright © 2014. Web Pencerahan Anti Pembodohan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by SUNNAHCARE
Proudly powered by SUNNAHCARE